Sabtu, 27 Oktober 2012

Lahan Transmigrasi di Pegatan Terlantar

Lahan Transmigrasi di Pegatan Terlantar
07-05-2012 00:00
Harian Umum Tabengan,  

PALANGKA RAYA
 
Lahan transmigrasi di wilayah Pegatan, Katingan, terlantar. Masalah ini menjadi temuan anggota DPRD Kalteng saat melakukan reses.
Anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng I, yang meliputi Kota Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas H Bambang Suryadi mengatakan saat melaksanakan reses ke Pegatan, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, beberapa waktu lalu, Tim reses Dapil I menemukan adanya lahan yang diperuntukan untuk warga transmigrasi terlantar.
Hal itu diungkapkan Bambang, saat dihubungi Tabengan, Jumat (4/5) pekan kemarin.
Menurut Bambang, pada masa reses di persidangan II tahun sidang 2012, selain mengunjungi konstituen yang ada di Kota Palangka Raya dan dan Kabupaten Gunung Mas, pihaknya juga mengunjungi konstituen yang ada di Kabupaten Katingan.
Dikatakannya, dalam reses yang mereka laksanakan di Katingan, salah satu daerah yang dikunjungi adalah Desa Pegatan, Kecamatan Katingan Kuala. Tujuannya, untuk melihat berbagai hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di kecamatan tersebut.
“Pada reses tersebut, berdasarkan hasil pertemuan langsung dengan masyarakat serta unsur pimpinan kecamatan di sana. Kita menemukan lahan transmigrasi yang terlantar,” kata Bambang.
Dijelaskan Bambang, dari hasil penjelasan dan pertemuan dengan masyarakat dengan tim reses Dapil I, lahan transmigrasi yang terlantar tersebut sudah berlangsung lama. Dan hingga kini belum diurus sama sekali. Bahkan, tak pernah terurus, lahan itu sekarang ini sudah ada yang mengaplingnya untuk dijadikan lahan pribadi.
“Selain masyarakat, sebagian lahan rawan dicaplok oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah itu, untuk itu, kita minta masalah ini segera diantisipasi agar ke depan tidak makin berat,” jelas Bambang.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi D DPRD Kalteng ini juga meminta, kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), baik itu tingkat provinsi maupun Kabupaten Katingan, segera menindaklanjuti hal tersebut agar lahan itu tidak dikuasai pihak lain.
“Kondisinya selama inikan tidak terpantau dan tidak terurus. Untuk itu dari pada nantinya menimbulkan masalah, kiranya dinas terkait segera menelusuri dan menindaklanjuti permasalahan itu,” katanya.
Lebih lanjut, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, selain meninjau lahan transmigrasi, pihaknya juga melakukan peninjauan hasil pembangunan yang telah berjalan di antaranya, di bidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, dan Perikanan.
Dari hasil reses tersebut, Bambang juga mengatakan, Pegatan khususnya, dan Kecamatan Katingan Kuala umumnya memiliki potensi yang cukup menjanjikan, baik itu dari pertanian maupun potensi perikanan. Dengan melihat potensi yang begitu besar, ia menyarankan, agar Pemkab Katingan maupun Pemprov Kalteng segera memikirkan, bagaimana membangun infrastruktur jalan maupun jembatan ke wilayah itu. Karena hingga saat ini, salah satu akses  menuju kecamatan itu hanya melalui air.
Bahkan, pada saat reses tersebut, untuk menuju kecamatan itu, Tim reses Dapil I menempuh perjalanan sekitar 7 jam dengan menggunakan sarana speedboat. “Dari hasil pengamatan dan pemantauan yang kami laksanakan, daerah tersebut memiliki peluang ekonomi yang cukup menjanjikan jika dikembangkan dan didukung dengan serius. Selain potensi di bidang pertanian, di bidang perikanannya juga sangat memadai karena berada di daerah pinggiran laut,” pungkasnya.