|
Lahan Transmigrasi di Pegatan
Terlantar
|
|
07-05-2012 00:00
|
Harian
Umum Tabengan,
PALANGKA
RAYA
Lahan
transmigrasi di wilayah Pegatan, Katingan, terlantar. Masalah ini menjadi
temuan anggota DPRD Kalteng saat melakukan reses.
Anggota
DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng I, yang meliputi Kota
Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas H Bambang Suryadi mengatakan saat
melaksanakan reses ke Pegatan, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan,
beberapa waktu lalu, Tim reses Dapil I menemukan adanya lahan yang diperuntukan
untuk warga transmigrasi terlantar.
Hal
itu diungkapkan Bambang, saat dihubungi Tabengan, Jumat (4/5) pekan
kemarin.
Menurut
Bambang, pada masa reses di persidangan II tahun sidang 2012, selain
mengunjungi konstituen yang ada di Kota Palangka Raya dan dan Kabupaten Gunung
Mas, pihaknya juga mengunjungi konstituen yang ada di Kabupaten Katingan.
Dikatakannya,
dalam reses yang mereka laksanakan di Katingan, salah satu daerah yang
dikunjungi adalah Desa Pegatan, Kecamatan Katingan Kuala. Tujuannya, untuk
melihat berbagai hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di kecamatan
tersebut.
“Pada
reses tersebut, berdasarkan hasil pertemuan langsung dengan masyarakat serta
unsur pimpinan kecamatan di sana. Kita menemukan lahan transmigrasi yang
terlantar,” kata Bambang.
Dijelaskan
Bambang, dari hasil penjelasan dan pertemuan dengan masyarakat dengan tim reses
Dapil I, lahan transmigrasi yang terlantar tersebut sudah berlangsung lama. Dan
hingga kini belum diurus sama sekali. Bahkan, tak pernah terurus, lahan itu
sekarang ini sudah ada yang mengaplingnya untuk dijadikan lahan pribadi.
“Selain
masyarakat, sebagian lahan rawan dicaplok oleh perusahaan yang beroperasi di
wilayah itu, untuk itu, kita minta masalah ini segera diantisipasi agar ke
depan tidak makin berat,” jelas Bambang.
Pria
yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi D DPRD Kalteng ini juga meminta,
kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), baik itu tingkat
provinsi maupun Kabupaten Katingan, segera menindaklanjuti hal tersebut agar
lahan itu tidak dikuasai pihak lain.
“Kondisinya
selama inikan tidak terpantau dan tidak terurus. Untuk itu dari pada nantinya
menimbulkan masalah, kiranya dinas terkait segera menelusuri dan
menindaklanjuti permasalahan itu,” katanya.
Lebih
lanjut, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, selain
meninjau lahan transmigrasi, pihaknya juga melakukan peninjauan hasil
pembangunan yang telah berjalan di antaranya, di bidang Pendidikan, Kesehatan,
Pertanian, dan Perikanan.
Dari
hasil reses tersebut, Bambang juga mengatakan, Pegatan khususnya, dan Kecamatan
Katingan Kuala umumnya memiliki potensi yang cukup menjanjikan, baik itu dari
pertanian maupun potensi perikanan. Dengan melihat potensi yang begitu besar,
ia menyarankan, agar Pemkab Katingan maupun Pemprov Kalteng segera memikirkan,
bagaimana membangun infrastruktur jalan maupun jembatan ke wilayah itu. Karena
hingga saat ini, salah satu akses menuju kecamatan itu hanya melalui air.
Bahkan,
pada saat reses tersebut, untuk menuju kecamatan itu, Tim reses Dapil I
menempuh perjalanan sekitar 7 jam dengan menggunakan sarana speedboat. “Dari hasil pengamatan dan pemantauan yang kami laksanakan, daerah
tersebut memiliki peluang ekonomi yang cukup menjanjikan jika dikembangkan dan
didukung dengan serius. Selain potensi di bidang pertanian, di bidang
perikanannya juga sangat memadai karena berada di daerah pinggiran laut,”
pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar